Berawal dari gagasan dan idealisme dari unsur purnawirawan Polri yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan untuk mendirikan suatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pada awal tahun 1980, bersama cendikiawan dari Universitas Padjadjaran. Gagasan dan idealisme tersebut selanjutnya dikomunikasikan dan direspons positif oleh pimpinan Yayasan Langlangbuana maupun oleh Pimpinan Polda Jabar.
Citra Universitas Langlangbuana bersumber dari citra Polri yaitu Tri Brata, sedangkan citra pendidikan tingginya Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Maka pada tanggal 24 Maret 1982 didirikan sebuah
yayasan yang diberi nama Yayasan Pendidikan
Tri Bhakti (disingkat YPTB) berdasarkan Akta
Notaris Koswara Nomor 165, yang didirikan oleh
tiga unsur, yaitu unsur Purnawirawan Polri yang
memiliki kepedulian terhadap pendidikan, unsur
dinas Polda Jabar, serta unsur cendikiawan dari
Universitas Padjadjaran.
Secara resmi Universitas Langlangbuana dibuka
oleh Kepala Kepolisan Republik Indonesia, Jenderal
Polisi Prof. Dr. Awaludin Djamin, M.P.A., pada
hari Rabu tanggal 8 September 1982, dan sebagai
Rektor pertama ditetapkan Mayor Jenderal Polisi
(Purn.) R. H. Soebroto Brotodiredjo, Drs., S.H. |