LABORATORIUM KEWIRAUSAHAAN UNLA

Selasa, 29 Agustus 2017 01:56:09 WIB Oleh : Humas Unla


image

Kementerian Koperasi dan UKM telah merilis rasio wirausaha tahun 2016 di tanah air mencapai 3,1 persen meningkat dari ratio sebelumnya 1,67 persen. Hal ini berarti, rasio kewirausahaan Indonesia sudah melampui batas minimal rasio kewirausahaan sebuah negara, yaitu dua persen.

“Namun demikian, Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan tahun depan naik menjadi 4 persen” Jelas Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS di Universitas Langlangbuana, Selasa, 29 Agustus 2017, saat membuka Laboratorium Kewirausahaan di Provinsi Jawa Barat tahun 2017. Unla patut berbangga, bahwa kegiatan Laboratorium Kewirausahaan ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan di perguruan tinggi swasta di Provinsi Jawa Barat.

Prakoso menambahkan, bahwa kewirausahaan merupakan program prioritas kementerian Koperasi dan UKM. Salah satu alasan mengapa program ini diselenggarakan di perguruan tinggi, karena pada dasarnya perguruan tinggi merupakan tempat lahirnya wirausaha yang sukses dan tempat untuk mendidik anak bangsa yang mandiri.  

Hal ini sejalan dengan pandangan Rektor Unla, saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Laboratorium Kewirausahaan ini. Rektor menyatakan bahwa mahasiswa harus mengubah mindsetnya  dari mencari pekerjaan/menjadi seorang pegawai menjadi menciptakan lapangan pekerjaan atau berwirausaha, agar mampu menghadapi persaingan di era globalisasi ini.

Acara yang diikuti oleh 150 mahasiswa Fakultas Ekonomi Unla ini mengundang narasumber dari Fakultas Ekonomi Unpad dan MarkPlus Institute.