Dies Natalis ke-44: Unla Perkuat Karakter Lulusan, Kukuhkan Guru Besar, hingga Hadirkan Inovasi Lingkungan

Pengukuhan 2 Guru Besar Universitas Langlang Buana di Wisma Buana, Jl. Karapitan 116, Kota Bandung, Senin, 27 April 2026 (Foto: Humas Unla).*

UNIVERSITAS Langlangbuana (Unla) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka kegiatan Dies Natalis Unla ke-44 pada Senin, 27 April 2025 mulai pukul 09.00 -11.30 WIB di Wisma Buana Unla, Jalan Karapitan No.116, Kota Bandung. 

Dies Natalis Unla kali ini mengusung tema “Menjawab Tantangan Kualitas dan Karakter Generasi Muda: Peran Universitas Langlangbuana sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi di Tengah Disrupsi dan Krisis Nilai”. Kegiatan ini juga ditayangkan melalui channel live streaming youtube @UnlaTV.

Universitas Langlangbuana menegaskan arah transformasi kampus di usia ke-44 dengan menghadirkan inovasi konkret sekaligus penguatan nilai. Momentum Dies Natalis kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi penegasan peran kampus menghadapi disrupsi dan krisis karakter generasi muda.

Kegiatan ini dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Rektor Universitas Pasundan Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., perwakilan Pemprov Jabar, perwakilan dari Polda Jabar, perwakilan dari Kodam III/Siliwangi, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tri Bhakti Langlangbuana (YPTBL) beserta jajarannya, para Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas, para guru besar, pejabat struktural di lingkungan Unla, dosen, tendik, dan tamu undangan lainnya.

Acara Dies Natalis dirangkaikan dengan acara pelantikan dua akademisi yang resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar, yakni Prof. Dr. H. Awan Setiawan, S.Kom, MT, IPM dan Prof. Nita Kanya, SE, MM.

Rektor Unla Dr. Drs. A. Kamil Razak, S.H., M.H. dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 44 tahun bukan hanya angka perjalanan, melainkan simbol konsistensi menjaga amanah pendidikan. Ia menyebut, peringatan ini harus dimaknai sebagai pijakan untuk menjawab tantangan masa depan.

“Hari ini kita tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi menegaskan relevansi kita di masa depan. UNLA harus menjadi jangkar nilai sekaligus kompas kualitas,” tegasnya.

Menurut Kamil Razak, kualitas lulusan ke depan tidak lagi cukup diukur dari capaian akademik semata. UNLA mendorong transformasi kurikulum agar selaras dengan perkembangan teknologi sekaligus membangun karakter.

Ia menegaskan, kampus harus menjadi “laboratorium karakter” yang melahirkan generasi tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga memiliki integritas dan semangat kebangsaan. “Kualitas lulusan tidak hanya diukur dari IPK, tetapi dari kemampuan adaptif terhadap teknologi serta karakter yang kuat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Unla juga terus memperluas akses pendidikan dengan membuka dua program studi baru, yakni Magister Administrasi Pendidikan dan Magister Hukum Kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan lanjutan yang relevan.

Di sisi lain, komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia juga diwujudkan melalui program beasiswa. Kamil mengungkapkan, kampus akan memberikan dukungan tidak hanya bagi mahasiswa berprestasi akademik, tetapi juga non-akademik, termasuk bidang olahraga, seni, hingga penghafal Al-Qur’an.

“Untuk mahasiswa hafidz 30 juz, kami berikan beasiswa penuh tanpa biaya selama masa studi,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Kamil mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Dies Natalis sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen membangun kampus yang lebih maju. “Marilah kita jadikan momentum ini sebagai dorongan untuk terus berkarya dan mempersembahkan yang terbaik bagi masa depan Universitas Langlangbuana,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tri Bhakti Langlangbuana (YPTBL) Komjen. Pol. (P). Drs. H. Nana S. Permana, menyampaikan bahwa usia 44, adalah perjalanan panjang yang menunjukan bahwa Unla telah berkontribusi nyata dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana disampaikan Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan adalah tuntunan dalam hidup tumbuhnya manusia.

“Pandangan ini menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan tapi transformasi nilai, kesadaran, dan peradaban,” kata Nana.

Nana menambahkan, dunia pendidikan perlu tiga pular utama, yaitu integritas sebagai fondasi, inovasi sebagai keniscayaan, dan digitalisasi sebagai instrumen transformasi.

Acara Puncak pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-44 Unla adalah Orasi Ilmiah dari Prof. Dr. H. Awan Setiawan, S.Kom, MT, IPM dengan tema tentang Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Penjadwalan dan Pencatatan dalam Mendukung Operasional Kawasan Pengelolaan Akhir Sampah Universitas Langlangbuana dan Prof. Nita Kanya, SE, MM. yang menyampaikan tema Kepemimpinan Inklusif di Tengah Keberagaman: Kinerja, Harmoni, dam Masa Depan SDM Indonesia.

Peresmian Teknologi Pengolahan Limbah Mandiri N50 Turbocyclon

Universitas Langlangbuana kembali menunjukkan komitmennya dalam isu lingkungan dengan meresmikan kawasan pengolahan sampah berbasis teknologi N50 Turbocyclon KRAS-01. Peresmian ini berlangsung dalam rangkaian Dies Natalis Unla ke-44 pada Senin (27/4/2026). Program ini disebut sebagai solusi hulu untuk persoalan sampah di lingkungan kampus.

Rektor Unla, Kamil Razak, menegaskan inovasi tersebut dirancang untuk menyelesaikan sampah langsung dari sumbernya. Sistem kerja N50 mengedepankan prinsip ekonomi sirkular: sampah dipilah terlebih dahulu untuk memisahkan material bernilai seperti plastik, logam, dan kertas, sementara residu yang tak bisa didaur ulang baru diproses dalam mesin.

Teknologi ini diklaim ramah lingkungan. Dengan dukungan sistem digital berbasis IoT, suhu pembakaran dijaga stabil pada kisaran 800–1200 derajat Celsius, memastikan emisi berbahaya seperti dioksin dan furan tidak terlepas ke udara.

Kamil Razak menjelaskan, sistem tersebut memiliki kapasitas hingga 50 kilogram per jam dengan efisiensi tinggi. “Pengolahan sampah ini mampu menekan residu akhir hingga 0,3 persen, sehingga menjadi solusi yang efisien dan transparan,” kata dia.

Teknologi ini dikembangkan melalui kolaborasi internal kampus dan mitra industri, sekaligus menjadi bagian dari upaya Unla membangun kemandirian pengelolaan lingkungan berbasis teknologi.

Lebih jauh, mesin N50 tidak bergantung pada bahan bakar fosil. Operasionalnya cukup menggunakan air bersih. Lebih dari sekadar alat, N50 menjadi simbol kemandirian kampus melalui prinsip “sampah hari ini, habis hari ini”. Unla menempatkan inovasi ini sebagai “laboratorium hidup” yang memadukan teknologi dan kepedulian lingkungan, menuju kampus bersih dan modern.

Penghargaan untuk Dosen, Tendik, dan Mahasiswa

Dalam acara Dies Natalis ke-44 tahun 2026 ini, Unla memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Dosen, Tendik, dan Mahasiswa berprestasi. Untuk Dosen berprestasi diberikan kepada Dr. Dra. Yeti Rohayati, M.Si. (Prodi Doktor Ilmu Pemerintahan, Pascasarjana), Dr. Dani Durahman, S.H., M.H. (Prodi Magister Ilmu Hukum, Pascasarjana), dan  Dr. Leni Herdiani, S.T., M.T. (Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik).

Kemudian Tenaga Kependidikan (tendik) terbaik diberikan kepada Nana Suhaya, S.Pd (Kasubag Akademik FKIP), Idha Mardiyan, S.Pd (Kabag Kesekretariatan), dan Suherman (Staff K3 Pascasarjana).

Selanjutnya, mahasiswa berprestasi diberikan kepada Danteu Refan Fremajati Pamungkas (Mahasiswa Prodi MKKP FISIP, Prestasi memperoleh juara 2 Ajang Bandung Open Pencak Silat Tournamen 2026), Galih Nugraha (Mahasiswa Program Studi Manajemen FEB Unla, Prestasi meraih juara 2 Ajang Bandung Open Pencak Silat Tournamen 2025), Muhamad Taofik Soleh (Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik, Prestasi juara 2 Ajang Porprov XV Jabar 2025).

Selain itu, Unla juga memberikan apresiasi kepada dosen yang berprestasi di bidang penelitian, pengabdian dan publikasi yang tertera pada Sinta Unla pada 6 kriteria.

Sebelumnya, dalam rangkaian acara Dies Natalis Unla ke-44 diadakan kegiatan ziarah ke makam pendiri Unla di TMP Cikutra pada Selasa, 21 April 2025 dan Tausiah & Halal Bihalal pada Rabu (22/4/2026). (Humas Unla)***

(Foto-foto: Humas Unla).*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *